Nisita.info – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana membawa visi besar masa depan pariwisata Indonesia ke panggung intelektual.
Di hadapan Harvard Indonesian Student Association (HISA), Menpar membedah strategi transformasi sektor pariwisata yang kini tidak lagi hanya mengejar angka kunjungan, melainkan kualitas dan keberlanjutan.
Dalam forum bertajuk “Leaders’ Meeting: Beyond Destinations – Reimagining Indonesia’s Tourism Future” yang digelar di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (20/1/2026), Menpar menekankan bahwa kekuatan fundamental Indonesia terletak pada ekosistemnya yang unik.
Dengan lebih dari 17.000 pulau dan kekayaan budaya yang diakui UNESCO, pariwisata Indonesia adalah sebuah simfoni alam dan tradisi.
Widiyanti memaparkan data impresif sepanjang 2025. Kunjungan wisatawan mancanegara diproyeksikan menyentuh angka 15,34 juta pada akhir Desember, melampaui target nasional.
Tak hanya menang di jumlah, kualitas belanja wisatawan pun meningkat dengan rata-rata pengeluaran 1.259 dolar AS per kunjungan, yang menyumbang devisa sebesar 13,82 miliar dolar AS bagi negara.
“Visi kami tidak hanya menarik kunjungan wisatawan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan memastikan peluang yang adil bagi seluruh masyarakat,” tegas Menpar Widiyanti.
Menyongsong tahun 2026, pemerintah telah menyiapkan lima program unggulan, mulai dari penguatan keamanan, peningkatan skala desa wisata, hingga penerapan Tourism 5.0 yang berbasis teknologi.
Menpar juga secara transparan menyinggung persaingan di kawasan ASEAN, di mana Indonesia terus berupaya mengejar ketertinggalan brand awareness dari negara tetangga seperti Thailand.
Beberapa tantangan fundamental seperti harga tiket pesawat domestik (konektivitas), kebijakan visa, hingga manajemen sampah di destinasi wisata menjadi prioritas utama yang sedang dibenahi secara lintas sektoral.
Pariwisata Indonesia kini diarahkan menjadi sektor yang tidak hanya menjual keindahan, tetapi juga menghadirkan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.(BKKP/*)















