Warta Utama

Forest Youthverse Summit 2026 Lahirkan Calon Forest Heroes Muda

Nisita.info, Jakarta – Kementerian Kehutanan terus berkomitmen mendorong lahirnya generasi muda yang mampu menjadi penggerak pelestarian hutan dan keanekaragaman hayati Indonesia.

Upaya strategis ini diperkuat melalui penyelenggaraan Forest Youthverse Summit 2026, sebuah ajang yang mempertemukan 30 generasi muda terpilih dari berbagai daerah di Jawa Barat untuk membangun kolaborasi, mengembangkan inovasi, dan merumuskan aksi nyata demi masa depan hutan tanah air.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Kementerian Kehutanan melalui Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BP2SDM), bekerja sama dengan Balai P2SDM Wilayah IV Kadipaten.

Mengusung tema “Forest Heroes Behind The Scene: Generasi Muda sebagai Forest Heroes Masa Depan Indonesia”, forum ini dirancang menjadi ruang pembelajaran transformatif sekaligus jembatan yang mempertemukan generasi muda dengan praktisi kehutanan, akademisi, komunitas, serta pemangku kepentingan.

Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan Generasi Peduli Cinta Alam, Ernawati Eko Hartono, menegaskan bahwa di tengah tantangan perubahan iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati, Indonesia membutuhkan peran aktif anak muda yang berani berpikir kreatif dan menghadirkan solusi konkret.

“Kami ingin menunjukkan bahwa anak muda bukan hanya penonton dalam isu lingkungan. Mereka dapat menjadi inovator, penggerak komunitas, *content creator* lingkungan, bahkan pemimpin masa depan yang membawa perubahan bagi pelestarian hutan Indonesia,” ujarnya.

Sepanjang acara, para peserta mengikuti serangkaian metode pembelajaran komprehensif yang dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis serta memperkuat hubungan dengan alam. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Youth Action for Nature, Forest Reflection Circle, Forest Connector, Forest Innovation Workshop, Forest Youth Forum, Forest Innovation Pitching, Expert Reflection, Forest Ideas Coffee, hingga Forest Youth Commitment.

Salah satu pencapaian penting dalam KTT pemuda ini terlihat pada sesi Forest Innovation Workshop dan Forest Youth Forum. Melalui forum Forest Innovation Pitching, sepuluh kelompok peserta berhasil merumuskan dan mempresentasikan berbagai ide solutif di hadapan dewan pakar. Gagasan-gagasan inovatif yang lahir mencakup sektor konservasi, edukasi lingkungan, teknologi hijau, pengelolaan sampah, hingga pelestarian keanekaragaman hayati.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Kehutanan berhasil mendorong transformasi pola pikir generasi muda dari sekadar pengamat menjadi pelaku perubahan (agent of change) yang siap menggerakkan aksi nyata di lingkungan masing-masing. Hasil dari kegiatan ini nantinya akan menjadi modal penting bagi pengembangan jejaring Generasi Pelestari Hutan (Genries) di berbagai daerah.

Kementerian Kehutanan meyakini bahwa masa depan hutan Indonesia sangat ditentukan oleh keterlibatan aktif generasi muda dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan. Melalui lahirnya para Forest Heroes muda ini, diharapkan kepedulian yang ada dapat berubah menjadi inovasi, kolaborasi menjadi gerakan, serta gagasan menjadi aksi nyata demi terwujudnya pengelolaan hutan lestari di Indonesia. (*/)

SIARAN PERS NOMOR: SP.228/HKLN/06/2026

Related Posts

1 of 23