Tahukah Kamu apa penanda resmi berakhirnya kemeriahan Festival Adat Erau di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur? Jawabannya adalah prosesi sakral Merebahkan Tihang Ayu.
Ritual ini merupakan momen paling khidmat di mana Sangkoh Piatu Tihang Ayu yang telah berdiri tegak selama tujuh hari tujuh malam (sejak pembukaan Erau) direbahkan kembali ke posisi semula.
Dipimpin langsung oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, prosesi ini disaksikan oleh kerabat Kesultanan dan tokoh masyarakat. Tindakan merebahkan tiang ini bukan sekadar penutup acara, melainkan sebuah simbol bahwa seluruh rangkaian upacara adat Erau telah selesai dilaksanakan dengan lancar dan sukses.
Jadi, Tihang Ayu yang tegak adalah penanda dimulainya Erau, dan Tihang Ayu yang direbahkan adalah tanda resmi kembalinya ketenangan setelah perayaan besar.(sumber: Ig prokomkukar)















